Natural Crystal X
ATASI MASALAH KEWANITAAN

For Women
BPOM NA
18111600004 REG IDM000245253
Solusi Kesehatan Wanita Modern
Ada apa dengan Organ intim Kewanitaan Anda ?
Membicarakan
yang satu ini tidak akan pernah ada habisnya. Terbuka ataupun bisik-bisik (
mungkin disertai rasa malu ), pembahasan seputar miss V menarik untuk
diulang-ulang di manapun, kapanpun dan profesi apapun.
Tinggal
di daerah tropis yang panas membuat kita sering berkeringat. Keringat ini
membuat tubuh kita lembab, terutama pada organ seksual dan reproduksi yang tertutup
dan berlipat. Akibatnya bakteri mudah berkembang biak dan ekosistem di miss V
terganggu sehingga menimbulkan bau tak sedap serta infeksi. Untuk itulah kita
perlu menjaga keseimbangan ekosistem miss V.
Ekosistem
ini dipengaruhi oleh 2 faktor utama, yaitu esterogen dan laktobasilus ( bakteri
baik ). Jika keseimbangan ini terganggu, bakteri laktobasilus akan mati dan
bakteri pathogen akan tumbuh sehingga tubuh akan rentan terhadap infeksi.
Sebenarnya
di dalam miss V terdapat bakteri, 95%-nya adalah bakteri yang baik sedang
sisanya 5% bakteri pathogen. Agar ekosistem seimbang, dibutuhkan tingkat
keasaman ( pH balance ) pada kisaran 3,8 – 4,2. Dengan tingkat keasaman
tersebut, laktobasilus akan subur dan bakteri pathogen mati.
Faktor
yang menyebabkan ketidakseimbangan ekosistem miss V antara lain kontrasepsi
oral, diabetes melitus, pemakaian antibiotic, darah haid, cairan mani,
penyemprotan cairan ke dalam miss V ( douching ) dan gangguan hormone (
puberitas, menopause atau kehamilan ).
Dalam
keadaan normal miss V mempunyai bau yang khas. Tetapi, bila ada infeksi atau
keputihan yang tidak normal dapat menimbulkan bau yang mengganggu, seperti bau
yang tidak sedap, menyengat dan amis yang disebabkan jamur, bakteri atau
kuman-kuman lainnya. Jika infeksi yang terjadi di miss V ini dibiarkan, bisa
masuk ke dalam rahim. Keluhan yang sering terjadi adalah vaginitis atau yang
sering dikenal dengan keputihan.
Apa itu Vaginitis ?
Vaginitis adalah suatu peradangan
pada miss V yang biasanya disebabkan oleh infeksi atau perubahan flora bakteri
yang secara normal ada dalam miss V.
Salah satu gejalanya adalah
keluarnya cairan dari vagina diikuti rasa gatal, iritasi bagian bawah, bau/
aroma yang tidak sedap, bahkan kadang terjadi pendarahan dari miss V.
Jenis Vaginitis
1. Trichomonaisis
Disebabkan parasit Trichomonaisis Vaginitis yang
menimbulkan cairan berbau, cairan yang keluar banyak, berwarna kuning kehijauan
dan kadang berbusa, sangat gatal dan terasa perih. Bisa menular melalui
hubungan seksual.
2. Vaginosis Bakteri
Disebabkan oleh bakteri Gardnerella Vaginalis. Cairan
yang keluar sedikit, berwarna abu-abu dan bau tidak sedap.
3. Candidosis / Infeksi Jamur.
CANDIDA
ALBICANS
( Salah satu jenis jamur yang normal ditemukan
dalam miss V / Vagina kita ). Jamur ini akan berkembang biak hingga jumlahnya
melampaui batas apabila terjadi perubahan kondisi organ intim wanita.
Ciri-ciri Gejalanya yaitu :
- Terdapat cairan kental di dalam Miss V / Vagina, berwarna putih dan berbau tidak sedap.
- Timbul rasa gatal.
- Nyeri dan panas saat buang air kecil atau berhubungan intim.
CANDIDA
( Jamur pelahap glukosa / gula )
Jika terjadi ketidakseimbangan hormone
dalam tubuh dan memicu naiknya gula darah, maka candida akan berkembang pesat,
maka terjadilah infeksi jamur.
TIPS
MERAWAT / MENJAGA MISS V ( vagina )
- Gunakan celana dalam berbahan katun.
- Gunakan air bersih untuk membersihkan Miss V.
- Hindari penggunaan Vagina Douch / Cairan pembersih karena bisa mengubah pH miss V.
- Bilas area Miss V dari depan ke belakang ketika cebok agar terhindar dari kontaminasi kuman di anus.
- Mengganti pembalut sesering mungkin saat haid.
- Hindari pemakaian celana dalam ketat.
- Hindari pemakaian parfum atau sabun yang mengandung parfum ( termasuk deodorant ) agar tidak terjadi iritasi.
- Gunakan handuk sendiri.
- Biasakan cuci tangan sebelum menyentuh miss V ( vagina ).
- Pastikan menggunakan celana dalam bersih.
- Konsumsi vitamin C 500 mg 2 x sehari untuk meningkatkan asiditas sekresi miss V.
- Gunakan Crystal-X secara teratur.
Crystal-X
ini dibuat dari mineral alam yang
berfungsi membantu membunuh bakteri, virus dan kuman penyakit, menghilangkan
bau, dipadu dengan zat antiseptic dari daun sirih yang berfungsi untuk
menyembuhkan infeksi dan iritasi, rumput laut untuk memberikan nutrisi pada
jaringan epitel pada rongga miss V dan zat viniel dari daun sisik naga yang
akan melenturkan dan merapatkan miss V ( vagina ).
Manfaat
dan Fungsi Crystal-X
- Membunuh kuman, jamur dan bakteri.
- Mengaktifkan dan melenturkan miss V.
- Menghilangkan bau tak sedap.
- Mencegah dan menyembuhkan keputihan.
- Membersihkan kerak dan kotoran di selaput miss V.
- Menambah kepekaan terhadap daya rangsang.
- Menyembuhkan iritasi di selaput miss V.
- Mencegah terjadinya kanker alat reproduksi wanita ( kanker mulut rahim / cerviks )
Cara
Pemakaian Crystal-X
- Basahi Crystal-X dengan air.
- Oleskan Crystal-X di sekitar bibir vagina sehabis mandi.
- Bersihkan Crystal-X dan simpan di tempat kering.
- Dosis pakai : 2 kali sehari sehabis mandi ( untuk perawatan ).
- Disarankan untuk dipakai 5 menit sebelum dan sesudah berhubungan intim.
- Untuk masih gadis / perawan, rendam Crystal-X ke dalam air +- 2 menit, gunakan air rendaman untuk mencuci vagina secara teratur.
Efek
Positif Setelah menggunakan Crystal-X
- Akan keluar kotoran dari dalam vagina yang bentuknya berbeda-beda dari tiap orangnya, disarankan lanjutkan saja penggunaannya sampai vagina terasa bersih.
- Keluar cairan bening yang merupakan bibit penyakit dan terasa gatal, sangat disarankan untuk tetap menggunakannya sampai kuman / bibit penyakit tersebut hilang ( tidak terasa gatal lagi ).
- Vagina akan terasa menyempit, bersih dan tidak berbau.
- Pemakaian jangka panjang tidak akan memberikan efek negatif karena Crystal-X dirancang untuk mencegah penyakit dan penggunaannya pada organ luar sehingga tidak berefek pada organ dalam.
Catatan
- Untuk sebagian pemakai Natural Crystal-X kadang-kadang saat pemakaian awal akan terasa perih, ini disebabkan terjadinya proses penyesuaian pH ( derajat keasaman ) vagina. Jika anda mengalaminya, teruskan saja penggunaan Natural Crystal-X. Aman kok.
- 1-2 hari setelah pemakaian Natural Crystal-X biasanya akan keluar cairan dari vagina. Hal ini menandakan bahwa telah mulai proses pembersihan vagina. Hal ini normal terjadi. Untuk mereka yang banyak beraktivitas di luar rumah bisa menggunakan dahulu pembalut yang tipis.
Perhatian
- Tidak boleh digunakan pada saat menstruasi atau masa kehamilan.
- Perlu dijaga hati-hati dan jangan sampai terjatuh karena sifatnya Crystal-X mudah pecah.
JANGAN ANGGAP SEPELE KEPUTIHAN

Keputihan adalah keluarnya cairan berlebihan dari liang senggama (vagina) yang terkadang disertai rasa gatal, nyeri, rasa terbakar di bibir kemaluan, kerap disertai bau busuk, dan menimbulkan rasa nyeri sewaktu berkemih atau bersenggama.
Warna cairan keputihan bervariasi, dari putih, kekuningan, abu-abu, dengan konsistensi cair hingga kental atau bahkan berbentuk seperti kepala susu. Bau dari keputihan pun beragam, dapat tanpa bau, berbau telur busuk, bahkan anyir seperti ikan mentah.
Warna cairan keputihan bervariasi, dari putih, kekuningan, abu-abu, dengan konsistensi cair hingga kental atau bahkan berbentuk seperti kepala susu. Bau dari keputihan pun beragam, dapat tanpa bau, berbau telur busuk, bahkan anyir seperti ikan mentah.
FATAL AKIBATNYA
MAYOMA RAHIM

KANKER SERVIKS

Berikut ini adalah pengakuan orang-orang
yang telah menggunakan Crystal-X
yang telah menggunakan Crystal-X
VIDEO TESTIMONI CRYSTAL-X
Miss V Harum, Lebih Rapet , Menambah Gairah dan Lebih Sensitif
HARGA CRYSTAL-X
Harga Jual CRYSTAL-X Atasi Masalah Kewanitaan adalah
Rp 200.000,-
Sudah termasuk ongkos kirim
Tidak ada komentar:
Posting Komentar